Terhitung Januari Hingga Juni 2021 ada 43 Titik Api Terpantau di Tebo

Illustrasi
Share

MUAROTEBO - Memasuki musim kemarau Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kabupaten Tebo meningkatkan siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

"Kami akan naikan rekomendasi ke Bupati Tebo didasari petunjuk dari badan metereologi klimatologi dan geofisika (BMKG) Jambi, yang menyatakan puncak Karhutla akan terjadi pada akhir bulan Juli hingga September mendatang," sebut Kabid Kedaruratan dan logistik BPBD Tebo Antoni Faksi.

Anton mengatakan, terhitung dari Januari hingga Juni lalu, BPBD dan Manggala Agni mencatat telah terjadi 43 hotspot titik api yang tersebar di 9 Kecamatan. Jika status siaga Karhutla telah disematkan, Tim Siaga Karhutla akan mendirikan posko di daerah rawan Karhutla.

Sedangkan, tim dari Satgas Karhutla terdiri dari TNI, Polri, BPBD, dan Manggala Agni. "Kita akan dirikan posko di daerah rawan dan menugaskan tim di sana," kata Anton.

Diakuinya, beberapa hari lalu BPBD Tebo telah rapat dengan Polda bersama tim Satgas Karhutla Provinsi Jambi lainnya, "Saat ini, Provinsi Jambi telah berstatus Siaga Karhutla," tuntasnya.(bjg)





Mashuri Datang Sebagai Penantang Cik Bur Di Musda Partai Demokrat 2021

  • Kamis, 25/11/2021 10:09:42 WIB
  • Dibaca: 373

JAMBI - Teka-teki calon ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Jambi terungkap. Ini menyusul dari dua calon yang mencal...